Sunday , July 23 2017
Home / Luar Negeri / Pengadilan Turki Hukum Seumur Hidup 23 Tentara Yang Mencoba Kudeta

Pengadilan Turki Hukum Seumur Hidup 23 Tentara Yang Mencoba Kudeta

Pengadilan Turki  Hukum Seumur Hidup 23 Tentara Yang Mencoba Kudeta

Pengadilan Turki menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada 23 orang karena ikut ambil bagian dalam kudeta gagal Juli lalu, dalam putusan terkait putsch di Ankara. Ke 23 tersangka tersebut dinyatakan bersalah karena “mencoba menggulingkan tatanan konstitusional” dan “merampas hak kebebasan mereka,” kantor berita Anadolu melaporkan.

Jaksa mengatakan tentara putschist memaksa sekretaris jenderal presiden Fahri Kasirga ke ambulans dan membawanya ke pangkalan udara Akinci di Ankara, di mana kudeta tersebut diyakini telah diatur. Delapan belas tersangka dijatuhi hukuman memperparah hukuman penjara seumur hidup, sementara lima lainnya diberi hukuman seumur hidup, kata Anadolu. Masa hidup yang diperparah adalah hukuman seumur hidup namun dengan syarat penahanan yang lebih ketat. Hal itu dibawa untuk menggantikan hukuman mati yang Turki dihapuskan pada tahun 2004 sebagai bagian dari dorongan untuk bergabung dengan UE. Dua tentara lainnya dibebaskan dalam persidangan. Kolonel Muhsin Kutsi Baris, mantan komandan resimen penjaga kepresidenan, dijatuhi hukuman 12 tahun penjara karena “mencabut kebebasan [Kasirga] melalui penculikan,” agensi menambahkan.

Akin Ozturk a former Turkish Air Force commander who is accused of plotting and orchestrating last years failed coup is escorted by gendarmes as he arrives at the court in Ankara Reuters - Pengadilan Turki  Hukum Seumur Hidup 23 Tentara Yang Mencoba Kudeta
Akin Ozturk, a former Turkish Air Force commander who is accused of plotting and orchestrating last year’s failed coup, is escorted by gendarmes as he arrives at the court in Ankara, Turkey, May 22, 2017. REUTERS/Stringer EDITORIAL USE ONLY. NO RESALES. NO ARCHIVE.

Comments

comments

Check Also

putinmacronversailles 630x378 310x165 - Soal Suriah, Presiden Perancis Lebih Dekat Dengan Rusia

Soal Suriah, Presiden Perancis Lebih Dekat Dengan Rusia

Dalam sebuah wawancara dengan media The Guardian, Presiden Perancis Emmanuel Macron memberikan tanda perubahan besar …